Advertisement

PERJALANAN HIDUP
SEORANG GURU DESAIN  DI BANDUNG


Perubahan, itulah kata yang tepat untuk mengawali cerita kehidupan seorang guru di salah satu sekolah swasta terkemuka di Kota Bandung ini.

Raden Rangga Prawira Sudradjat, S.Sn yang akrab dipanggil Angga ini adalah seorang guru komputer di bidang Computer Graphic Design, yang juga merupakan Desainer di rumah modifikasi terkenal dan sangat berprestasi di tanah air asal kota Bandung, Signal Kustom Built.

Angga mengawali karirnya di bidang pendidikan dengan menjadi instruktur komputer desain di sebuah lembaga pendidikan komputer terkemuka, dan sampai saat ini masih mengajar komputer untuk tingkat SMP dan SMA di sekolah swasta terkemuka di kota Bandung.

Rangga muda yang dulunya terkenal dengan sebutan preman dan playboy ini mengenyam pendidikan di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB angkatan 2002, dan merupakan drummer sebuah band indie asal Bandung yang telah bubar bernama Velocity bersama istri tercintanya, Anggi Anggraeni, S.Pd yang merupakan karyawati di sebuah bank swasta di Bandung. Pria humoris asal Bandung yang mempunyai tattoo bertema bio-mechanic di beberapa bagian badannya ini dulu sangat temperamental, arogan, dan  terkesan brutal.

Rangga di kantor
Rangga di kantor Signal Kustom
“Dulu saya gak pernah mikir untuk melakukan sesuatu, saya suka pasti saya lakukan. Nah kalo saya  gak suka, saya pasti berontak, minimal gak ambil pusing.” , ujar putra sulung dari tiga bersaudara dari pasangan  Rd. Adjat Sudradjat Iskandar dan Pipin Rospimawati, S.Pd, M.M.Pd ini.

“Rasanya kenakalan remaja udah banyak saya alami deh, parah pisan pokona mah lah..tapi bukan kenakalan remaja kaya sekarang yang super brutal, apalagi sampai narkoba dan membunuh.”

Perubahan besar yang dialami oleh Angga selain berkat kedua orang tuanya, adalah istrinya Anggi yang sudah berpacaran selama 11 tahun sejak masa pertama SMA yang akhirnya menikah pada tahun 2010, dan kini dikaruniai seorang putri cantik usia 3 tahun bernama Nyi Raden Angie Luna Prawira.

Bersama istri dan putri tercintanya.
“Istri saya adalah orang yang sangat mempengaruhi hidup dan pola pikir saya, dia sangat menghargai, menghormati, selalu mendukung dan menerima saya apa adanya. What a patience and beloved girl.. Sekarang saya berjuang untuk keluarga saya, anak dan istri saya, gak ada yang bisa membelokkan saya lagi. Saya sudah cukup tahu semuanya dan rasanya sangat membosankan hidup di dunia yang negatif.“

Jiwa enterpreneur pun ada dalam dirinya, Angga pernah mempunyai usaha Resto, Distro, Barber Shop, Cuci Motor, dan terakhir kantor desain B+ Graphic Studio yang semuanya berbasis di bilangan Bandung Tengah.

Saat ini kegiatan Angga selain mengajar komputer di SMA dan SMP, juga  sibuk dalam mengerjakan desain di kantor yang dipercayakan padanya oleh CEO Signal Kustom Built,  Andre Mulyadi. Kantor yang bertempat di Jalan Karapitan 139 Bandung ini secara default merupakan divisi Design dan Merchandise dari Signal Kustom built bertajuk Signal Kustom GEAR, juga tempat meeting para petinggi Signal Kustom dan brand Sponsor.

“ Defaultnya, saya ngajar hari senin rabu dan jumat, sisanya saya ada di GEAR. Tapi kalo Signal lagi ada proyekkan atau waktu-waktu menjelang event, saya dan ko Andre bisa kerja hampir 24 jam lhoo. Oke lah selasa kamis sabtu memang jamnya Signal, tapi kadang kalo pulang dari sekolah juga saya langsung ke GEAR, pulang malem, maen dulu ama anak kalo belum tidur, lanjut kerja lagi ampe shubuh, minggu juga bisa dibantai kang! Pokoknya kerja, kerja dan kerja, itu sangat positif dan menyenangkan”, imbuhnya pada bandungview.info.

Disela-sela kesibukkannya, pria berdarah Sunda ini masih bisa meluangkan waktu untuk jalan-jalan bersama keluarganya, dan bahkan nge-band bersama teman-teman guru yang masih sama-sama muda, bernama GTO (Great Teacher Orc) beranggotakan Pije pada vokal, Hin -Hin pada gitar, Hardi pada bass, dan Rangga sendiri tetap bermain drum.

“Alhamdulillah walaupun sibuk masih sempat  maen ama keluarga, maen band masih bisa setahun sekali sama temen-temen guru, yang gak bisa sekarang cuman fitness, udah gak ada waktu”, ujarnya.

Great teacher Orchestra
Great Teacher Orc saat perform.

Semua perubahan positif yang dirasakan oleh pengasuh rubrik komik strip di bandungview.info ini sudah seharusnya menjadi idaman anak-anak muda yang mungkin sekarang masih merasa nyaman dengan kenakalannya. Pencarian jati diri harus punya tujuan, banyak orang bertanya bagaimana mungkin seorang yang terkenal sangat nakal dan brutal seperti Rangga bisa berubah menjadi seorang pendidik, desainer, suami dan kepala keluarga yang baik.

“Jangan khawatir, Tuhan sudah punya rencana terbaik untuk setiap orang. Pencarian jati diri pasti dilakukan oleh semua orang, tapi prosesnya harus punya tujuan dan harus banyak positifnya.”

Akhir kata, menurut Angga yang paling penting dalam menjalani hidup adalah positive thinking, berada di
lingkungan keluarga dan pendidikan yang baik, menghormati orangtua dan menghargai wanita, serta
menghargai sesama akan menjadi kunci sukses dalam mengiringi sukacita jalan kehidupan.

(contrib.)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.