Konon "Creative City" merupakan konsep yang dikembangkan oleh seorang Urbanist Charlest Landry di akhir 1980an dan hingga kini bergulir dan akhirnya menjadi sebuah gerakan global yang mencerminkan paradigma baru dalam merancang kota. Creative City atau kota kreatif memiliki arti bahwa di kota tersebut mampu mengidentifikasi, memelihara, menarik dan mempertahankan keberlanjutan bakat warganya, sehingga mempercepat proses "penularan" ide-ide, bakat dan penciptaan organisasi kreatif. Di butuhkan infrastruktur juga yang mampu menginspirasi dan membantu proses penciptaan ide-ide dan inovasi warganya. Infrastruktur ini bisa berupa bangunan, jalan di distrik tertentu, taman kota, museum, galeri seni, dll.

Ketika pendidikan formal tidak mampu memberikan kesiapan terhadap permintaan baru di dunia industri (nilai-nilai organisasi, manajemen, kepemimpinan), dunia pendidikan formal dengan standarisasi etos dan fokus terhadap hirarki tidak mampu memberikan keluwesan, kemampuan beradaptasi, dan ketangguhan untuk menjawab fenomena competitive environment yang mulai meng-global. Untuk mengatasi ceruk/ gap ini dibutuhkan perumusan ulang fungsi kota, sumber daya dan potensinya serta proses inovasi di segala aspek. (Adaptasi dari sumber Wikipedia)


Bandung Creative City, merupakan sebuah konsep yang mulai memiliki wujud dan aksi nyata yang dapat dirasakan oleh warga Bandung sendiri. Berikut adalah sebuah video dengan durasi 5 menit dari BandungCreativeINA yang mencoba meringkas Bandung sebuah kota Kreatif, selamat menonton.
Tags

Poskan Komentar

Bagi pendapatnya yah, gratis kok ;)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.